PRA MUNAS V APKASI TAHUN 2021

Humas dan Protokol: Kolaka- Asisten III bidang Administrasi Umum Setda Kab. Kolaka yang didampingi oleh Kadis Pariwisata H. Zulkarnain, SE., MM dan Sekdis Pariwisata mengikuti kegiatan Pra Munas V Apkasi tahun 2021 yang diikuti oleh seluruh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Se-Indonesia (Apkasi) yang digelar secara virtual melalui video conference di Command Center Diskominfo Pemda Kolaka, Kamis (18/3/2021).

Sebelum dilaksanakannya Munas V Apkasi, terlebih dahulu Apkasi akan melaksanakan kegiatan Pra Munas yang akan membahas arah kebijakan umum dan rencana strategis serta rekomendasi dan program kerja Apkasi tahun 2021. Kegiatan Pra Munas V Apkasi tahun 2021 ini dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Apkasi Abdullah Aswar Anas.

Dalam sambutannya Ketua Umum Apkasi Abdullah Aswar Anas menyampaikan, Pra Munas ini merupakan rangkaian dari Munas V Apkasi tahun 2021 yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 Maret 2021 di Istana Negara Jakarta dan InsyaAllah akan dibuka secara langsung oleh bapak Presiden RI Ir. H.Joko Widodo.

Harapan kami dari apkasi ini pemerintah tidak semata-mata fokus di 10 destinasi prioritas (Daerah Super Prioritas) akan tetapi pemerintah juga perlu memberikan perhatian kepada daerah-daerah yang tidak masuk di dalam 10 destinasi prioritas itu sendiri.

Abdullah Aswar Anas juga mengharapkan, mudah-mudahan dengan adanya Pra Munas Apkasi ditengah kondisi pandemi covid-19 ini akan menjadi spirit baru bagi kita untuk bisa bangkit bersama-sama melakukan kolaborasi untuk memperjuangkan bersama aspirasi dan keinginan daerah untuk
terus maju.

Dirjen Perimbangan Keuangan bapak Astera Primanto Bhakti yang mewakili Menteri Keuangan RI dalam pemarannya dengan materi tentang Refocusing Anggaran Di Era Pandemi Untuk Efektivitas Belanja Daerah. Dari hasil kesimpulan pemaparan yang disampaikan bahwa kebutuhan anggaran untuk penanganan covid-19 di 2021 masih besar, maka diperlukan Kerjasama antara Pemda dan juga pemerintah pusat untuk bersama menangani kondisi ini, diperlukan penajaman belanja dalam daerah untuk menangani dampak covid-19 khususnya dari segi kesehatan dan pemulihan ekonomi. Serta diharapkan kepada pimpinan daerah agar mempercepat pelaksanaan belanja, termasuk berbagai program pemulihan ekonomi didaerah agar lebih cepat dengan tetap menjaga efektivitas/kualitas program, dan akuntabilitas program.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *