MUSREMBANG PERUBAHAN RPJMD TAHUN 2019 – 2024 DAN RKPD KAB. KOLAKA TAHUN 2022

Humas dan Protokol: Kolaka- Musyawarah rencana pembangunan daerah (Musrenbang) dibuka secara langsung oleh Bupati Kolaka H. Ahmad Safei, SH., MH, di Hotel Sutan Raja Kolaka, Senin (29/3/2021).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kolaka Ir. Syaifullah Halik, Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, yang mewakili Kepala Bappeda Provinsi Sultra, Kepala Bidang Infrastruktur Daerah Ir. Rachman Rere, MT, Sekertaris Daerah Kolaka Drs.H. Poitu Murtopo, M.Si, Instansi Vertikal, Kepala OPD Kolaka, Koltim dan Kolut, Pimpinan BUMN dan BUMD, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi, camat dan lurah serta hadirin undangan lainnya.

Pelaksanaan musrenbang diawali dengan laporan Kepala Bappeda Kolaka H. Sjamsul Kadar, SE., M.Si, Sambutan yang mewakili Kepala Bappeda Provinsi dan Sambutan Bupati Kolaka serta penyampaian pokok-pokok pikiran dari DPRD, serta pemaparan yang dilaksanakan secara virtual oleh Kementerian PPN /BAPPENAS RI Dr. Ir. Leonard VH Tampubolon , MA (PLT) Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan, Dr. Wawan Gunawan, S.Sn., M.M. Direktur Pengembangan Destinasi Regional II, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, dari Kementerian Dalam Negeri RI Kepala Seksi Wilayah 3A Ditjen Bina Pembangunan Daerah Anang Indiawan Lastika Putra, S.E., M.Si, turut hadir pada acara musrenbang Kab. Kolaka dan menyampaikan sambutan secara langsung.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Ketua DPRD, mengenai pokok-pokok pikiran yang telah dibahas dalam musrenbang, baik itu musrenbang kelurahan hingga musrenbang kecamatan dan hasil reses yang dijadikan usulan merupakan program prioritas dari DPRD, semoga semua usulan yang telah dibuat ini mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Bupati Kolaka dalam sambutannya menyampaikan, Pelaksanaan musrenbang ditengah pandemi covid-19 sejak setahun yang lalu, banyak membawa perubahan dalam kehidupan perekonomian di masyarakat.

“Dampak pandemi ini menyebabkan tidak maksimalnya produksi beberapa sektor ekonomi terkhusus di sektor pertambangan dan penggalian yang terkoreksi mencapai minus 4,09 %, namun beberapa faktor ekonomi lainnya tetap eksis bahkan bertumbuh sebesar 5 – 7 % seperti sektor pertanian, industri, perdagangan dan jasa lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa sektor ekonomi dasar mampu bertahan dalam kondisi sulit sekalipun”, ujarnya.

Pada musrenbang kali ini membahas tentang perubahan RPJMD serta dilakukan pula penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2022. Melalui forum yang dilaksanakan saat ini bahwa perubahan RPJMD ini tidak merubah visi dan misi pembangunan daerah yang di tetapkan sebelumnya yaitu Kabupaten Kolaka Yang Semakin Maju, Berkeadilan, dan Sejahtera.

Diharapkan pula kepada seluruh peserta musrenbang baik dari pusat maupun provinsi agar memberikan masukan serta saran dalam penyempurnaan dokumen perubahan RPJMD ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *