KUNJUNGAN KERJA KETUA DEKRANASDA PROVINSI SULAWESI TENGGARA DI KAB.KOLAKA.

Humas dan Protokol: Kolaka– Bupati Kolaka H. Ahmad Safei, SH., MH. dan Wakil Bupati Kolaka H. Muh. Jayadin, SE., ME turut hadir dan mendampingi Ibu Gubernur Sulawasi Tenggara Ibu Agista Ariani Ali Mazi yang juga selaku Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Tenggara dalam rangka pengembangan kerajinan dan tatap muka ketua Dekranasda Prov. Sultra bersama pengurus Dekranasda dan pengrajin Se Kabupaten Kolaka bertempat di Aula Sasana Praja Pemda Kolaka, Selasa (8/12/2020).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekda Provinsi Sultra, Sekda Kab. Kolaka Drs. H. Poitu Murtopo, M. Si, Kepala OPD Pemda Kolaka, serta pengurus dekranasda provinsi.

Kunjungan kerja yang dilaksanakan ibu gubernur di Kab. Kolaka yang pertama dikunjungi yaitu Rumah Sakit Sms Berjaya yang mana didampingi oleh Bupati Kolaka, Wakil Bupati, Sekda, Asisten ll, Kadis Kesehatan, Direktur URSD Sms Berjaya serta rombongan ibu dekranasda provinsi Sulawesi Tenggara. Ketua dekranasda Sulawesi Tenggara dalam kunjungannya ini melihat pelayanan pasien dan dokter ahli dan mengunjujungi disetiap ruangan dari lantai bawah sampai lantai atas, untuk melihat ruangan serta fasilatas lainnya yaitu ruangan rawat inap, VIP saya sangat terkesan luar biasa dan bangga dengan ruma sakit ini karna tidak kalah dengan rumah sakit yang pernah saya kunjungi di daerah lain dan kita harus bangga dengan pembangunan bapak bupati Kolaka.

Dalam sambutannya ibu gubernur selaku ketua dekranasda menyampaikan, khususnya para pengrajin daerah serta pengurus dewan kerajinan nasional Kab. Kolaka dengan proses kerajinan pengrajin masyarakat juga mau agar pelaku UMKM
juga mau memberikan bimbingan untuk memotivasi, sehingga para pengrajin lokal ini bisa berkembang dan setiap tahun ada lagi perubahan yang signifikan, baik itu kerajinannya dari motif baru yang bisa di tonjolkan sehingga masyarakat kita bisa sejahtera lagi dan otomatis provinsi akan mendukung.

“Dekranasda saat ini struktur kita semakin luas karena semua OPD terlibat langsung disemua proses sehingga kedepan kita akan lebih leluasa untuk bisa berkreasi menjadi UMKM yang maju walaupun didaerah kita masih pandemi, tetapi tetap optimis untuk berkarya karna dari Kominfo dan Pemerintah masih bisa berpartisipasi melalui sistim teknologi digitalisasi dan persoalan pemasaran kerajinan kualitas terbaik yang ada di kabupaten adalah tugas kami dari dekranasda provinsi untuk memasarkan dan mempromosikan serta membawa semua kerajinan daerah kita untuk bisa bersaing di tingkat nasional dan hal terpenting para pengrajin untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan juga faktor bahan baku, kami dari provinsi siap membantu”,tegasnya.

Sementara itu, bupati kolaka juga menyampaikan, dengan adanya kunjungan ketua dekranasda Provinsi Sultra kita patut bersyukur masih diberi kesempatan dan kekutan untuk terus membangun daerah dengan melestarikan dan mengembangkan produk kerajinan berbasis sumber daya alam warisan tradisi budaya mekongga yang kita banggakan.

“Kami selaku pemerintah terima kasih atas kunjungan ibu gubernur beserta rombongan
dan terima kasih juga kepada para pengrajin yang hadir dikegiatan ini yang telah memberikan dampak positif bagi pengurus dekranasda Kab. Kolaka mengingat tujuan dari dekranasda adalah sebagai wadah bagi pembinaan seni kerajinan yang merupakan warisan budaya keanekaragaman etnik yang ada di Kolaka dan memberikan kesempatan berusaha sebagai sumber pendapatan masyarakat Kolaka”, ungkapnya.

Dalam hal ini kami berharap untuk di fasilitasi dan pembinaan terhadap para pengrajin untuk meningkatkan daya saing peningkatan kualitas desain, kemasan sesuai selera pasar dan terutama fasilitas terhadap akses pendanaan, bahan baku, promosi serta pemasaran.

Bupati kolaka juga mengatakan, semoga dengan kunjungan silaturahim ketua dekranasda provinsi Sultra di Kab. Kolaka ini dapat memberikan solusi terhadap kemungkinan masalah yang dihadapi dalam meningkatkan daya saing produk kerajinan berbasis kearifan lokal dan selera global melalui pengembangan inovasi, desain, kreativitas dan efisiensi, sehingga produk lokal yang dihasilkan dapat bersaing dengan daerah lain dan bisa menembus pasar dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *